Category: FGD

Focus Group Discussion Sektor Jasa

Senin, 11 Januari 2016

FGD ini melakukan diskusi komprehensif mengenai pentingnya sektor jasa sebagai penopang bagi aktivitas ekonomi yang efisien di sebuah negara, serta membahas mengenai sejumlah permasalahan kebijakan dan implementasi yang terdapat dalam pengembangan sektor jasa di Indonesia. Selain itu, FGD kali ini secara spesifik membahas lebih dalam mengenai permasalahan yang dihadapi dalam sektor jasa keuangan/perbankan, serta menggali sejumlah solusi alternatif bagi masalah-masalah tersebut. FGD dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan relevan yang terkait dengan sektor jasa: mencakup pelaku usaha, regulator, akademisi, serta perwakilan beberapa sektor jasa yang spesifik, terutama di bidang keuangan. FGD ini memberikan masukan bagi penulis dalam menajamkan policy brief yang disusun sebelum melakukan komunikasi publik mengenai hasil kajian.

Focus Group Discussion Kebijakan Perlindungan Sosial

Kamis, 21 Januari 2016

FGD kali ini mengangkat sejumlah isu penting yang terkait dengan kebijakan perlindungan sosial di Indonesia. Selain itu, isu yang lebih spesifik mengenai pendidikan dan inklusi keuangan juga menjadi topik pembahasan FGD, yang diletakkan dalam konteks prasyarat pencapaian pertumbuhan ekonomi yang inklusif. FGD ini mendiskusikan mengenai sejumlah permasalahan kebijakan dalam bidang perlindungan sosial, serta menggali sejumlah paradigma atau pendekatan baru, serta pilihan kebijakan yang dapat memperbaiki kualitas penyusunan kebijakan perlindungan sosial di Indonesia, terutama di bidang nutrisi, pendidikan, dan akses masyarakat miskin pada jasa keuangan. Peserta FGD berasal dari perwakilan beberapa pemangku kepentingan relevan yang terkait dengan perlindungan sosial di Indonesia, mencakup akademisi serta pemerintah dari berbagai kementerian. Analisis serta rekomendasi kebijakan yang diberikan penulis policy brief mengenai masing-masing topik juga diperkaya melalui beberapa masukan dan tanggapan yang diberikan peserta FGD.

Focus Group Discussion Pembangunan Infrastruktur

Senin, 14 Desember 2015

FGD inimendiskusikan secara komprehensif sejumlah permasalahan yang terkait dengan pembangunan infrastruktur secara umum di Indonesia, misalnya terkait dengan aspek perencanaan, pembiayaan, pembebasan lahan, serta pengelolaan aset infrastruktur. Selain itu, FGD juga melakukan pembahasan mengenai aspek yang lebih spesifik dalam isu pembangunan infrastruktur, misalnya mengenai upaya reformasi dan perbaikan konektivitas serta pengelolaan jasa logistik dan kelistrikan. Dalam FGD ini, paparan yang disampaikan oleh para penulis policy brief mendapatkan tanggapan dan masukan dari sejumlah pemangku kepentingan relevan yang terkait dengan pembangunan infrastruktur, yaitu pejabat pemerintah dari berbagai kementerian/lembaga (K/L), pelaku usaha/BUMN, serta akademisi, sebagai input awal sebelum melakukan proses komunikasi publik mengenai hasil kajian.

Focus Group Discussion on Investment Climate

Senin, 7 Desember 2015

FGD ini membahas sejumlah permasalahan yang terkait dengan iklim investasi. Dua topik yang dibahas dalam FGD ini adalah mengenai iklim investasi itu sendiri dan mengenai Daftar Negatif Investasi (DNI). Dalam FGD ini, paparan yang disampaikan oleh penulis policy brief dengan topikIklim Investasi mendapatkan tanggapan dan masukan dari sejumlah pemangku kepentingan relevan yang terkait dengan iklim investasi, yang mencakup pemerintah, pelaku usaha, serta akademisi, sebagai input awal sebelum melakukan proses komunikasi publik mengenai hasil kajian ini.

c.

Focus Group Discussion Perdagangan & Akses Pasar

Selasa, 15 Desember 2015

FGD ini membahas mengenai strategi industri dan perdagangan Indonesia secara umum. Penulis policy brief menyampaikan paparan mengenai sejumlah kebijakan dan strategi untuk peningkatan kinerja ekspor, salah satunya melalui peningkatan kapasitas produsen Indonesia untuk mendapatkan akses pasar, yang salah satunya dapat dicapai melalui penyusunan strategi yang efektif dalam kerjasama ekonomi internasional melalui Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA). FGD juga menggali mengenai paradigma baru yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia, misalnya melalui kebijakan yang mendukung partisipasi produsen domestik dalam rantai produksi global. Dalam FGD ini, penulis policy brief mendapatkan tanggapan dan masukan dari sejumlah pemangku kepentingan relevan yang terkait dengan bidang perdagangan dan industri, yaitu pemerintah, pelaku usaha/asosiasi, serta akademisi, sebagai input awal sebelum melakukan proses komunikasi publik mengenai hasil kajian.