Arief Anshory Yusuf

Dr. Arief Anshory Yusuf adalah dosen di Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran. Beliau juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Center of Sustainable Goals Studies (SDGs Center), Unpad. Selain di Unpad, beliau juga tercatat sebagai dosen/peneliti tamu (Adjunct fellow) di the Australian National University, Australia, dan King’s College, London, Inggris. Fokus penelitian Dr. Arief Anshory Yusuf adalah ekonomi sumber daya alam/lingkungan dan ekonomi pembangunan.

Hefrizal Handra

Dr. Hefrizal Handra adalah Dosen Senior di Fakultas Ekonomi, Universitas Andalas Padang. Beliau mendalami bidang Keuangan Negara dan Daerah. Ekonom yang unik ini merupakan tamatan Matematika ITB tahun 1989, Master di bidang Development Finance dari Birmingham University (Inggris) dan Doktor dari Flinders University (Australia). Selain sebagai pengajar, beliau juga sering diminta menjadi tenaga ahli untuk menganalisis dan mengevaluasi kebijakan keuangan publik di Indonesia oleh institusi nasional dan internasional.

Agung Pambudhi

Paulus Agung Pambudhi adalah Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Agung mendapatkan gelar Magister Manajement dari Universitas Atma Jaya, Jakarta-Indonesia. Karir profesionalnya merupakan kombinasi antara pengalaman bekerja di perusahaan swasta dan dunia publik. Sebelum bergabung dengan APINDO di pertengahan mid 2013, selama 11 tahun ia bekerja sebagai pemasar ekspor dari sebuah perusahaan manufaktur tekstil dan pakaian jadi yang terintegrasi, dan sebagai spesialis produktivitas dengan pengalaman menangani perusahaan-perusahaan dari berbagai industri manufaktur seperti pakaian jadi, kertas, semen, baja, speaker, kompresor,  dan kayu lapis. Selama 11 tahun berikutnya ia bergelut dengan isu-isu tata kelola ekonomi di sebuah organisasi nirlaba KPPOD (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah). Ia terlibat dalam berbagai persoalan terkait bisnis, diantaranya reformasi kebijakan dan birokrasi, desentralisasi fiskal, perijinan usaha, dan hubungan industrial. Dari pertengahan 2012 sampai pertengahan 2013 ia melakukan penelitian mandiri mengenai tata kelola ekonomi sebagai Senior Research Practitioner/Fellow di Ash Center of Kennedy School of Government, Harvard University, USA.

Dionisius Narjoko

Dionisius Narjoko adalah dosen di Institusi Penelitian Ekonomi untuk ASEAN dan Asia timur (ERIA). Beliau mendapatkan gelar Ph.D dalam bidang ekonomi dari Australian National University. Sebelumnya ia merupakan afiliasi dari Centre for Strategic and Internatinal Studies (CSIS) di Jakarta dan juga mengajar di Universitas Indonesia. Penelitian dan publikasi artikel beliau berfokus pada topik-topik menyangkut organisasi perindustrian, perdagangan internasional, UMKM dan ekonomi integrasi ASEAN.

Zakir Machmud

Dr. Zakir Machmud adalah kepala Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Centre dan peneliti senior di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Indonesia, Depok. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Managing direktur di LPEM UI dan juga advisor untuk J-PAL (Jameel Poverty Action Lab) di Universitas Indonesia.  Selain itu, beliau juga mengajar sebagai dosen senior untuk program S1 dan S2 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan juga konsultan untuk berbagai institusi pemerintah dan NGOs. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang ekonomi, beliau mendalami bidang applied microeconomics, organisasi perindustrian, UMKM, kebijakan industry dan perdagangan internasional.

Pada tahun 1996, Mr Machmud mendapat gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia dan melanjutkan master  dan doctoral studi di Universitas Adelaide, Australia. Beliau juga pernah menjabat sebagai: visiting fellow di Population Studies and Training Centre (PSTC), Brown University di tahun 2008, anggota UMKM policy working group di ERIA untuk ASEAN dan Asia Timur di tahun 2009 dan 2011. Pada tahu 2012, Mr. Machmud berkesempatan mewakili Indonesia di G-20 Think Tank Summit di China.

Moekti Prasetiani Soejachmoen

Moekti Prasetiani Soejachmoen, PhD adalah Head of Mandiri Institute, think tank independent yang didirikan oleh Bank Mandiri. Pengalaman sebagai ekonom selama lebih dari 20 tahun di bidang keuangan, perdagangan internasional, mikroekonomi dan makroekonomi dan ekonomi pembangunan baik di universitas, lembaga penelitian dan organisasi asing. Mendapatkan gelar PhD di bidang ekonomi dari Australian National University, Master di bidang ekonomi dari University of California Davis, dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Telah menerbitkan beberapa journal dan artikel di berbagai topik seperti keuangan, kebijakan perdagangan, industry, globalisasi, ASEAN free trade agreement, manufaktur di Indonesia dan daya saing ekspor.

Erwidodo

Dr Erwidodo adalah seorang peneliti senior di Indonesian Centre for Agricultural Socio-Economics and Policy Studies (ICASEPS), Kementrian Pertanian. Pada tahun 2008-2012, beliau dipilih sebagai ambassador untuk World Trade Organization (WTO) dan sebagai Deputy Permanent Representative at the Permanent Mission mewakili Indonesia untuk UN, WTO, dan organisasi internasional lainnya di Geneva, Switzerland. Sebelumnya, ia merupakan direktur untuk Trade Research and Development Agency (TREDA) di Kementrian Perdagangan (2005-2008), dan direktur untuk Centre for Social Economic Research on Forestry and Estate Crops, Kementrian Kehutanan pada tahun 2009-2011. Dr. Erwidodo merupakan lulusan dari Institusi Pertanian Bogor (IPB) di bidang manejemen perhutanan di ahun 1978. Ia kemudian melanjutkan master di sekolah yang sama dan meraih gelar Ph.D di bidang agrikultur ekonomi dari Michigan State Univeristy, USA di tahun 1990.

Yose Rizal Damuri

Yose Rizal Damuri adalah Kepala Departemen Ekonomi di Center for Strategic and International Studies, Indonesia. Penelitiannya berfokus pada perdagangan internasional, integrasi regional dan globalisasi rantai nilai. Ia aktif di beberapa penelitian dan perusahaan konsultan di Indonesia maupun di Asia Timur, seperti Service Indonesia Dialogue (ISD) dan Asia-Pasifik Penelitian dan Pelatihan Jaringan Perdagangan (Artnet). Yose juga mengajar perdagangan internasional di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Selain itu, ia juga sering menulis di koran lokal dan nasional. Ia menerima gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Beliau melanjutkan studi di Pusat Nasional untuk Studi Pembangunan, Universitas Nasional Australia (ANU), Canberra dan mendapat gelar Master of Economics Development (MEcDev). Ia menerima gelar PhD di bidang Ekonomi Internasional dari Graduate Institute of International Studies (HEI), Geneva, Switzerland.

Haryo Aswicahyono

Haryo Aswicahyono adalah peneliti di Departemen Ekonomi di Center for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Indonesia. Peneliatian dan studinya fokus dalam isu-isu perdagangan dan industri. Haryo Aswicahyono menerima gelar Sarjana Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1983 dan bergabung dengan CSIS pada tahun 1985. Pada tahun 1990, ia melanjutkan studinya di studi pascasarjana di Pusat Nasional untuk Studi Pembangunan, Universitas Nasional Australia, Canberra. Ia menerima gelar doktor pada tahun 2000, dengan tesis“Total Factor Productivity in Indonesia Manufacturing, 1975-1993′. Setelah menyelesaikan studi pascasarjana, ia kembali bekerja di CSIS.

Titik Anas

Dr. Anas memperoleh gelar Ph.D. dari Crawford School of Economics dan Government, College of Asia dan Pacific at the Australian National University, Canberra, Australia di tahun 2012. Disertasinya yang berjudul “Behind the Boom and Bust of Indonesia’s Export”, di bawah bimbingan Professor Hal Hill, mengevaluasi kinerja ekspor Indonesia selama periode 1970-2010. Beliauadalah salah satu penerima beasiswa Australian Leadership Awards untuk untuk studi doktoral di Australian National University, Canberra dari 2008-2012. Dr. Anas saat ini menjabat sebagi Direktur Utama PT Rumah Riset Presisi Indonesia; lembaga peneliatian dan perusahaan konsultan yang ia dirikan dengan Dr. Dionisius Narjoko setelah bekerja sebagai seorang analis ekonomi di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta selama 20 tahun. Beliau memilikispesialisasi dalam bidang ekonomi internasional, organisasi industri, kebijakan investasi dan pengembangan usaha kecil. Beliau juga merupakan dosen makroekonomi dan ekonomi Internasional di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Padjadjaran di Bandung di mana beliau tinggal bersama keluarganya.